Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Muara Enim Edison, Dikabarkan Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

Senin, 08 Juni 2026 | Juni 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-08T13:06:51Z



Muara Enim-samudraekpress.com||Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Muara Enim, H. Edison, pada Senin (08/06/2026).


Kabar tersebut dibenarkan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Namun hingga Senin sore, KPK belum mengungkap secara rinci konstruksi perkara maupun pihak-pihak yang turut diamankan dalam operasi senyap tersebut.


"Betul, tim Komisi Pemberantasan Korupsi telah melakukan Operasi Tangkap Tangan,"ujar Fitroh melalui pesan tertulis. 


Ia menjelaskan tim penindakan KPK masih bekerja di lapangan sehingga informasi lebih lanjut belum dapat disampaikan.


Beredar informasi, OTT tersebut juga disertai penyegelan sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan.


Salah satu lokasi yang dikabarkan disegel adalah Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim.Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti perkara yang menjadi dasar penindakan KPK tersebut. 


KPK juga belum memberikan keterangan mengenai barang bukti maupun jumlah pihak yang diamankan.Peristiwa ini menjadi OTT kedua yang dilakukan KPK sepanjang Juni 2026. 


Sebelumnya, lembaga antirasuah tersebut menggelar OTT terkait dugaan pemerasan izin tinggal warga negara asing dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.


Sesuai ketentuan hukum acara, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut.


Masyarakat kini menunggu konferensi pers resmi KPK guna mengetahui detail kasus, jumlah pihak yang diamankan, serta dugaan tindak pidana korupsi yang melatarbelakangi OTT terhadap Bupati Muara Enim tersebut.


Hingga saat ini KPK baru mengonfirmasi adanya OTT terhadap Bupati Muara Enim. Detail perkara dan status hukum para pihak masih menunggu pengumuman resmi dari lembaga anti Rasua.Zul**

×
Berita Terbaru Update