PALI-samudraekpress.com||Maraknya mobilisasi angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diduga ilegal lalu lalang melintas di jalan Raya Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatra Selatan, menimbulkan keresahan dan kekhawatiran ditengah warga Desa Tempirai.
Prihal tersebut, disampaikan Edi (50) salah satu warga Desa Tempirai Timur. Dia juga, merasa khawatir melihat kendaraan penuh dengan BBM diduga ilegal, dengan bebas melintas ditengah desa baik itu siang ataupun malam hari.
"Angkutan BBM ini sangat membahayakan keselamatan masyarakat, terutama masyarakat yang dilalui jalur angkutan BBM yang diduga ilegal, karena hampir setiap hari tidak siang maupun malam sibuk melintas di jalan poros desa,"ungkap Edi.
Ia juga menduga muatannya mobil itu melebihi kapasitas (Overload).kami takutkan terjadi hal yang tidak diinginkan, misal pada hari kerja pagi-pagi banyak anak sekolah yang lalu lalang ini bukan mustahil akan terjadi kecelakaan, Sabtu (18/07/2026).
"Apalagi ini musim kemarau cuacanya sangat panas, kalau terjadi kecelakaan bukan tidak mungkin menyebabkan ledakan dan kobaran api, ini akan memicu kebakaran hebat didalam desa,"ujarnya.
Kami juga menilai angkutan BBM ilegal ini sangat mengancam keselamatan warga desa, juga menghambat aktivitas penguna jalan serta bisa mengancam keselamatan bagi penguna jalan.
Edi meminta, Aparat Penegak Hukum (APH) jangan tutup mata, segera tertibkan dan tindak lanjut secara hukum kegiatan mobilisasi angkutan BBM diduga ilegal ini, jangan sampai jatuh korban baru bertindak, orang bijak pernah berkata "Lebih baik mencegah dari pada mengobati".Tim
